Sedikit saja…(pasang lagi)

My day in Taiwan 1 Comment »

Sedikit saja tambahan dari kisah yang menggantung sebelumnya :)

Jauh hari sebelum sang roommate pulang terhuyung-huyung dari pub, keduanya pernah mengajak aku (meskipun dengan nada bercanda) ikutan di acara ladies night yang 100 NT itu. Mereka bilang, ada disediakan orange juice juga, dan menyarankanku untuk minum itu saja kalau pergi. Mereka lucu, menyarankan seperti itu untuk kepentingan bersama jika ternyata mabuk dan tidak berdaya pulang, maka hanya aku yang bisa diandalkan untuk mengantar mereka pulang ke dorm hahaha.."Erna, kamu kan ga boleh minum alkohol, minum orange juice aja, dan pas pulang nanti kamu bisa antar & membopong kami pulang hehehe"…Aku pun ikut tertawa bersama mereka dan membayangkan apabila hal itu kulakukan….

Itulah sekelumit obrolanku dengan para roommate sekamar selama ini. Semoga obrolan itu tidak terulang lagi di waktu berikutnya.

Sedikit saja…

My day in Taiwan 2 Comments »

Aku dan seorang teman Indonesia yang bermain ke Taibei berniat ingin pergi ke Zhengda sesaat lagi. Ketika itu, salah seorang roomate-ku datang. Aku sudah rapi dengan kerudung putih pembelian ibu yang dititipkan ke teman yang sempat datang ke Jakarta selama enam hari. "Erna, nanti malam mau ikut ke pub, ngga?". Roomate ku yang satu itu cukup sering mengajakku untuk pergi ke tempat yang bisa minum anggur sepuasnya dengan harga 100 NT. Iya, kalau ladies night memang murah katanya. Aku ketawa kecil sambil membalas ucapannya bahwa aku ada janji malam itu. Dia pun sebenarnya tahu kalau aku tidak boleh meminum alkohol, tapi selalu saja dengan tingkah dan cara bicaranya yang lucu membujuk ku untuk minum walaupun sedikit saja..sambil mempromosikan bahwa setelah meminumnya akan timbul rasa bla..bla..bla…

Aku selalu tersenyum jika dia menawarkan hal-hal semacam itu. Dia pun berkomentar sayang sekali aku tidak boleh minum padahal itu bla…bla…bla…

Lalu, aku dan temanku segera beranjak pergi ke Zhengda setelah pamit sama si roomate untuk makan malam di sana. Setelahnya, kami ke Shida bertemu dengan teman-teman yang lain. Sudah pukul 11 lebih, kami pun balik pulang ke rumah masing-masing. Sesampainya di kamar asrama, tidak ada siapa-siapa, padahal sudah larut malam, ke manakah tiga roomate ku yang lain. Tiba-tiba teringat salah satu roomateku itu ke pub..oalaaa…pasti pulang malam. Pukul 1 lebih, dua orang roomateku pulang. Yang satu terhuyung-huyung, sambil bicara tidak jelas, yang satu dengan pipi memerah dengan kondisi stabil menopangnya. Aku lumayan kaget dengan pemandangan adegan itu. Si pipi merah menjelaskan apa yang terjadi selama mereka pergi ke pub, yang satu ke toilet ingin muntah katanya.Raut mukaku waktu itu campur aduk, antara geleng-geleng, mengerutkan dahi serius mendengarkan obrolan pipi merah. Mereka hanya pergi berdua saja ternyata. Teman yang terhuyung-huyung tadi langsung naik ke kasur dan tidur. Si pipi merah sempat mengguyur rambut karena bau asap rokok, setelah itu ia pun pergi tidur juga. *geleng-geleng*…sambil meneruskan kegiatanku di meja komputer.


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in