Mendadak, tarawih ke Frankfurt (1)

Uncategorized 3 Comments »

Cerita awal..

Rabu kemarin Momo mengajakku tarawih di mesjid Tarikh Frankfurt secara mendadak (ini salah satu tipe Momo–spontan euy). Aku yang baru selesai makan sup pembuka langsung bingung tak berujung, karena tidak direncanakan olehku sebelumnya. Momo dan Bilal Grup (Momo n D´Gank)saat itu dapat undangan Abu Hamzah ifthar di rumahnya. Aku justru ketiduran di rumah sampai kelewatan waktu ifthar. Hari itu seperti biasa dinginnya, niat ingin tidur-tiduran eh jadi tidur benaran. Kebetulan ada temannya yang searah mau pulang ke Frankfurt, jadi bisa ikut sejalan. Singkat kata, mereka datang menjemputku tanpa syarat. Mungkin sudah takdirku harus tarawih di Frankfurt malam ini. Perjalanan dari Darmstadt ke Frankfurt memakan waktu 20-30 menit dengan kecepatan mobil rata-rata 100km/jam. Di dalam mobil, masih ada dua brothers, yang mengemudi dan satu lagi yang berdomisili di Frankfurt, ia seorang ahli bank dan perekonomian syariah. Hari itu Momo mengundangnya untuk memberikan pelajaran tentang ekonomi syariah bagi muslim di Darmstadt, sayangnya pakai bahasa Jerman, so aku memilih tidak pergi. Dalam perjalanan Momo berceloteh ria, “I think i dont want to use Bank anymore, they are crazyyyyy, ya” (kata ‘crazy’, salah satu tipe dia juga, baik dalam hal pemakaian kata maupun tingkah lakunya yang hiperbolis. Sedangkan partikel akhiran ‘ya’ menandakan ia belum bisa menguasai penggunaan partikel ini secara benar dalam konteks bahasa Indonesia–orang Indonesia, terutama saya sering pakai partikel ‘ya’, dan Momo lama-kelamaan jadi kesukaan pake ‘ya’ juga). “Their systems are crazy. So many Riba. If you know how they manage the money circulation, you will know that they make a lot of Riba and that is haram!!”. Aku terdiam tapi tetap menanti komentarnya setelah mengikuti ‘kursus singkat’ tentang ekonomi syariah itu. Intinya kami tidak ingin menyimpan uang di bank manapun kecuali bank syariah, tapi di Jerman mana ada? Dari gaya penjelasannya yang persuasif, ia bersikukuh bahwa all of the non syariah banks in the world are crazy, dan kalau riba memang jelas hukumnya haram, so dont save your money in those kind of banks. Minggu ini kami memang sedang tertarik dengan penjelasan ekonomi syariah, dan minggu sebelumnya kami juga pernah menghadiri ifthar komunitas orang Indonesia muslim dan ustad yang didatangkan langsung dari Indonesia sempat berceramah sedikit mengenai perbankan dan ekonomi syariah.

Fiuuh..sampai juga di tikungan dekat mesjid Tarikh. Kami berterima kasih kepada si brother (aku lupa namanya), dan berjalan cepat-cepat menuju mesjid. Setelah sholat Isha, aku duduk sebentar karena kebetulan sedang rehat dan ceramah. Tidak lama, mulai kembalilah tarawihnya. Ayat-ayat cinta Allah yang dilantunkan imam malam itu, subhanallah..begitu indah! Dahsyat dan luar biasa sekali. Sampai merinding dibuatnya, bahkan ada beberapa jamaah yang sesenggukan karena penghayatan akan makna surat yang dibacakan imam. Ah, itulah sebabnya Momo memilih tarawih di mesjid ini. Ia merasa menyesal jika Ramadhan ini tidak ke mesjid Tarikh, tapi alhamdulillah kami bisa pergi ke sana berdua. Dari suaranya aku menebak imam itu masih amatlah muda. Dan memang benar, Momo mengiyakan. Selesai tarawih, dengan lampu temaram yang menemani kesepian di perjalanan kami menuju halte trem, ia berceloteh gembira lagi. Menanyakan komentarku tentang vokal imam tadi. Ia ingin punya vokal baca quran seperti itu hihihi..Aku tersenyum padanya,  ”just be yourself, honey”. Iya mau bagaimana lagi, soalnya di jalanan ia mencoba melantunkan surat dengan meniru suara si imam tadi, suaranya menggelegar. Untung tidak ada orang yang melempari kami botol seperti yang di film-film kartun. Akhirnya ia mengubah suaranya sampai pada derajat keaslian suaranya sendiri.

Kami naik trem menuju Hauptbahnhof, stasiun Frankfurt. Sesampainya di stasiun dan membeli tiket, masih ada waktu tersisa sekitar setengah jam. Tiba-tiba Momo bertanya, lagi-lagi dengan wajah berseri-seri penuh percaya diri, ”Erna, mau kah kamu kutunjukkan sisi malam Frankfurt?”. Aku pun mengiyakan dengan semangat. Dalam benak aku sudah mengetahui apa yang akan ia perkenalkan di sekitar stasiun ini.

New Life

Uncategorized 1 Comment »

Salam,

My dear friendster blog,

and all the bloggers

Hampir setahun sudah rentang waktu yang begitu panjang tak ku isikan dengan kisah pengalaman hidup di negeri orang. Tahukah kau betapa banyak yang berubah selama ini? Dari perubahan status lajang menjadi ‘menikah’, dari kesibukan tak terkendali di Taiwan hingga aktivitas serius santai di Jerman, uppsss…ya, aku saat ini sedang hidup di negeri yang sama sekali tak pernah terpikirkan semenjak lahir ke dunia, bahkan setahun yang lalu pun, tak terlintas dalam benak ini akan pindah ke negeri empat musim yang penuh keju (makanan favorit) dan coklat (lumayan favorit). Takdir Allah begitu mempesona tanpa diduga-duga. Memberikanku kejutan di setiap waktu tanpa kusadari. Waktu cepat berlalu, dalam hitungan minggu aku pun dinikahi seseorang yang dipercayai Allah untuk membimbingku ke jalanNya.. (Yah.. kok jadi melankolis dan sedikit dramatis). Mohamad Adam, pasangan hidupku. Alhamdulillah. Karunia Allah yang tidak ternilai harganya di samping keluarga dan para sahabat sejatiku di seluruh penjuru dunia terutama di tanah air dan Taiwan.

Sekedar informasi, FYI, tahukah bahwa hidup pasca nikah-ku diwarnai dengan pengalaman berkesan dan menarik? Selama menikah dengan Momo (panggilan untuk suami), banyak kejadian dan pengalaman lucunya. Ya, karena latar belakang kami berdua sangat jauh berbeda. Bagaikan sendok dengan garpu, tapi ketemunya di piring juga (apa coba). Budaya, bahasa, keluarga, dan etnisitas merupakan perbedaan utama. Hanya satu persamaannya, yaitu keyakinan kami (banyak yang bilang alasan ini klise). Belum tahu persamaan lainnya kan? Well, bisa dilihat di album foto saya @Flickr. Anda akan menemukan apa yang menyebabkan kita cocok dan mempertimbangkan untuk berikrar hidup bersama. Malas klik link-nya?Ya sudah ku kasih tahu di sini aja. Yaitu Chinese culture termasuk kungfu, jalan-jalan, dan aktif sosialisasi hehehe…memang simple sih, tapi inti sebenar-benarnya mengapa kami berani memutuskan menikah adalah nekad…eh ya ngga lah, tapi atas dasar visi dan misi dakwah sebagai khalifah di bumi, juga pada dasarnya alasan menikah untuk ibadah. Ada guyonan yang aku sering dengar di antara orang-orang yang baru saja melangsungkan pernikahan.

“A: Aku menyesal setelah menikah.

B: Loh kok, kenapa?

A: Ya kenapa ngga dari dulu aja”.

Hehehe…Aku pernah cerita percakapan guyon di atas ke suami dengan memposisikan A sebagai perkataan dari suami dan B adalah istri. Eh si Momo malah mengira itu hal serius, dan punya opini lain. Kalau dia jadi A, dia pantang bilang menyesal, karena dia pikir kalau menikah dari dulu, mungkin dia tidak bisa bertemu dan menikahi Erna seperti sekarang. Jawabannya mengubah the sense of this humour, it senses romantic after he had his sweet argument. Ah, memang romantis dia.

Hmm, kenapa jadi cerita panjang lebar begini ya, padahal aku cuma mau kasih prolog sebagai bahan pembuka untuk mulai menulis blog lagi :(

Anyway, inshaAllah aku akan coba berbagi dengan cerita lain, yaitu kisah-kisah yang melatarbelakangi kehidupan yang sedang kujalani sekarang. Bagaimana dan siapa aku?Bagaimana dan siapa Momo?Bagaimana kami berdua bertemu dan bersatu bi’idznilah? (Jadi nambah PR-nya) :-(

Ok, kututup tulisan ini dengan mengucapkan basmalah dan ‘welcome’ kepada saya sendiri yang telah sadar untuk mengaktifkan otaknya dan blognya dari rangkaian peristiwa selama setahun vakum off the road. Semoga lancar postingannya nanti, seperti bis maju lancar.

Wassalammualaikum,

Salam hangat (dari heater di sisiku dan secercah cahaya matahari yang menyorot di balik jendela mungil ruangan ini).

ps: seperti yang ditulis di halaman yang sama pada Multiply-ku.

Menghapus Jejakmu

Music No Comments »

Kemarin dapat pinjaman CD mp3 dari Kak Joy, salah satu lagunya adalah lagu Peterpan yang ini. Dulu pernah juga nonton klipnya di youtube hehehe, cuma sekarang ini aja ‘kayaknya’ nge-pas untuk diposting di FS. Pas suasana rainy weeks, pas suasana hati sedang semangat-semangatnya untuk melangkah lebih cepat ke sesuatu yang lebih pasti.</

Menghapus Jejakmu–Peterpan

terus melangkah melupakanmu
lelah hati perhatikan sikapmu
jalan pikiranmu buatku ragu
tak mungkin ini tetap bertahan

perlahan mimpi terasa mengganggu
kucoba untuk terus menjauh
perlahan hatiku terbelenggu
kucoba untuk lanjutkan hidup

engkau bukanlah segalaku
bukan tempat tuk hentikan langkahku
usai sudah semua berlalu
biar hujan menghapus jejakmu

terus melangkah melupakanmu
lelah hati perhatikan sikapmu
jalan pikiranmu buatku ragu
tak mungkin ini tetap bertahan

perlahan mimpi terasa mengganggu
kucoba untuk terus menjauh
perlahan hatiku terbelenggu
kucoba untuk lanjutkan hidup

lepaskanlah segalanya
lepaskanlah segalanya

Mungkin perlu juga ditambah syairnya jadi begini:

** engkau bukanlah segalaku tapi Engkaulah, Allah, Segala-ku :-)

“Selai Stroberi”

My day in Taiwan No Comments »

Tahun ini kujalani kembali bulan suci penuh rahmat dan ampunan.

Jejak Ramadhan tahun-tahun lalu hampir terkikis oleh waktu yang melesat bak kilau cahaya tajam menghujam nadi kehidupan.

Hembusan angin itu datang, membawa setetes embun yang seketika menghijaukan daun harapanku.

Ku tahu waktu tak berulang.

Namun biarkan telapak tangan ini ‘tuk terus menggenggamnya pasti!

Cerita di hari jadi

Uncategorized 2 Comments »

Tampilan profile di FS-ku ada yang berubah. Sudah bukan 25 tapi 26. Kamis, tanggal 26, usiaku juga 26. Terima kasih untuk para sahabat yang telah mengucapkan kata-kata yang membuatku tersenyum ketika membacanya. Terima kasih sudah melayangkan untaian doa dan harapan untukku, baik berupa sms, telpon, offline message, add comment at FS, e-card, dan lainnya. I feel grateful to God for giving me good friends like all of you. Here i would tell a piece of the story today when i went to masjeed at dhuhr time.

Sudah dua hari berturut-turut aku ke mesjid besar melihat fenomena yang sama. Ketika ku melangkah masuk ke pelataran mesjid besar saat dhuhur tadi, aku kembali melihat keramaian yang tak biasanya. Dalam dua hari ini, ada dua jenazah yang disholatkan pada ba’da dhuhur. Hari ini, ada bayi yang lahir ke dunia, kuucapkan selamat datang untuk bayi-bayi mungil itu. Ada juga yang sedang merayakan hari lahirnya, namun tak sedikit juga yang menutup mata untuk terakhir kalinya pada hari ini. Tanpa kita sadari, begitulah realita yang terjadi di sekitar kita setiap hari. Aku diperingatkanNya. Dari hari ke hari, tahun ke tahun, diri ini pun semakin mendekati titik akhir sebagai manusia dunia temporer, seperti yang ku lihat siang ini. Kita semua pun akan menuju ke sana, entah kapan….

Know  that since  the day you were born, everyday, you getting closer to the Hereafter with your back towards the world. (Brother Muhammad Amin, Taipei, 2007)

Semoga ada hikmah untuk kita yang ingin selalu berusaha introspeksi dan mengumpulkan ‘bekal’ jika tiba pada giliran kita nantinya.

Asia Regional Muslim Youth Activity (1)

Current Affairs No Comments »

InshaAllah it will be held in NCCU Taipei from 19-22 of July 2007, and will be the first international muslim youth activity which organized by Taipei Mosque Org., CMA and Chinese Muslim Youth League in Taiwan. However, this muslim summer camp is an annual camp taken as Taiwan region scale activity, but this year will be held on broader scale which invited other muslim youth from several countries in Asian Region.

Jika benar-benar bisa mengikuti keseluruhan kegiatan secara penuh, maka ini akan jadi pengalaman pertama saya dalam berpartisipasi di dunia ‘pesantren kilat’ skala internasional. **ciyeee..ciyeee…padahal di indo ikut sanlat juga pas msh jd pelajar putih biru, trus pas kuliah pernah jg denk ikut2an waktu baru2 ganti jadi ber-jakun (jaket kuning–red). Nah, yg ini sbnrnya jg ada dikit2 penasarannya siy, dont know for sure kpn lagi ada kesempatan summer camp gratis he5x**

Yinci zhe ji tian wo keneng hui zhanshi likai ‘xianshi’ o ;) Dao shihou tingshuo ye hui  gen suoyou de xueyuan anpai yiqi qu lvxing. –jadi ingat lagu ‘fenkai lvxing’-nya Rene Liu. Hao qidai na tian de lai lin. [bersambung..]

InshaAllah akan dilanjutin lagi di posting berikutnya ya. [eh masih ada]. Ini kan yang ke-satu, mudah2an aja saya ada minat lanjutin tulis postingan yang ke-2. Setelah pesan-pesan berikut. Eh setelah saya selesai ikutan summer camp dunk yak :-D

Short Dialogue

Memory in Library No Comments »

Percakapan singkat dalam perpustakaan kecil antara cewe berkerudung dengan seorang cowo, adik kelasnya.

Adik kelas: Dalam kerudung kakak ada kerudung lagi,ya?

Kakak kelas: Ini ‘topi’ kecil untuk mencegah kerudung tidak licin dan bergeser-geser, sehingga rambutpun tidak mudah keluar dan terlihat.

Adik kelas: Lho, memang tidak boleh kelihatan rambutnya ya?

Kakak kelas: Iya. Kalau kelihatan, percuma dong pakai beginian.

Adik kelas: Oh begitu. Ok. Kalau suatu waktu saya melihat ada rambut keluar dari kerudung kakak, saya kasih tahu deh ya.

Kakak kelas: [smile] He eh..iya deh.

Hatiku sedih

sahabat No Comments »

Kamis kemarin baru sadar, aku sudah hampir dua tahun studi di TCSL. Itu juga karena sadar setelah mendengar Jeff, teman asal Amerika berucap dia akan pindah ke Amerika, pulang ke negaranya dan akan mengajar di sebuah sekolah menengah di wilayah Pitsburgh. Minimal mengajar setahun, setelah itu entah mau datang ke Taiwan lagi atau nggak, bekerja lebih penting daripada studi baginya untuk saat ini. Iya, ngga terasa hampir dua tahun berlalu…Sedih, banyak teman yang pergi. Walau pergi setahun, tapi apakah setahun kemudian kami masih berkumpul sama-sama lagi tidak ada yang tahu. Beberapa teman lainnya juga akan keluar negeri, ada yang PKL di US, Belanda, Prancis, Jerman, Jepang, tapi kebanyakan di US sih. Sepi..semester depan bakal sepi. Selama dua tahun ini, kami kompak setiap kali mengadakan acara dan sama-sama merasakan susahnya tiap kali mengerjakan tugas kelompok maupun individu. Kuliah kamis kemarin bagiku monoton setelah mendengar kabar dari Jeff. Aku ingat ketika kami tampil duel kungfu di acara Renwen Ji. Latihan golok bersamanya, sampai-sampai tangannya pernah tergores sedikit kena golok yang ku mainkan karena tidak sengaja. Dia yang mengajarku golok secara kilat demi pertunjukan tahun lalu. Akhirnya alhamdulillah, show kami berlangsung sukses tidak ada kecelakaan seperti pada saat latihan sebelum-sebelumnya. Bisa dibilang minggu ini merupakan minggu ‘menangis’, meski mereka pada saat ku tulis ini masih belum pergi meninggalkan Taiwan. :(((((

Rainy days

My day in Taiwan 1 Comment »

It has been about five days in Taipei non-stop rain. And i didnt ride my bike for these days went to school:)
Weather report said it will rain until next tuesday. Alhamdulillah.

As wrote in a verse of Qur’an: Az-Zumar (21)
"Seest thou not that Allah sends down rain from the sky, and leads it through
springs in the earth? Then He causes to grow, therewith, produce of various colors: then it withers; thou wilt
see it grow yellow; then He makes it dry up and crumble away. Truly, in this, is a Message of remembrance to
men of understanding
."

Thankful to God for the rain, it brings us many barakah. When it is raining, that is also the best time to make dua where most likely to be accepted. May Allah grant us prosperity and guide us all to His way to worship Him correctly.
Amin.

Bonds of Love

Music No Comments »

Why are you so sad
And why is it so bad
When some one leaves you behind

Won’t you ever know
Don’t you realize
It’s just a part of life
When you fall in love
With some one some time
It’s smile with a broken heart

Oh falling in love
With Allah….

The bonds of love survive
No mountain too high when there’s way
Come to Allah you’ll never fail
The truth’s so close it shall prevail

Allah, we belong to You
And everything we do
We do it all for You
Allah, always by our side
Guiding us to the light
Everything shines bright
No matter day or night

By: Raihan


Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in